Industri tampilan telah melihat lonjakan permintaan untuk teknologi OLED yang fleksibel, dengan lebih banyak produsen berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan tampilan inovatif ini. OLED yang fleksibel menawarkan berbagai manfaat dibandingkan tampilan tradisional, termasuk fleksibilitas, daya tahan, dan efisiensi energi.

Menurut laporan baru -baru ini oleh MarketSandmarkets, pasar OLED yang fleksibel diperkirakan akan tumbuh dari $ 2,7 miliar pada tahun 2020 menjadi $ 12,6 miliar pada tahun 2025, pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 36,7%. Pertumbuhan ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan untuk tampilan fleksibel di smartphone, barang yang dapat dikenakan, dan perangkat elektronik lainnya.
Samsung, LG, dan BOE adalah salah satu produsen terkemuka tampilan OLED yang fleksibel, dengan Samsung mendominasi pasar dengan lipatan galaksi dan smartphone flip Galaxy Z. LG juga telah membuat langkah yang signifikan di pasar tampilan yang fleksibel, dengan peluncuran smartphone LG Wing yang menampilkan desain putar yang unik.
Selain smartphone, display OLED yang fleksibel juga digunakan dalam industri otomotif, dengan produsen seperti Audi dan Mercedes-Benz yang memasukkan tampilan ini ke dalam dasbor dan sistem infotainment kendaraan mereka.

Karena permintaan untuk tampilan OLED yang fleksibel terus tumbuh, produsen diharapkan untuk berinvestasi lebih banyak dalam penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan teknologi dan memperluas aplikasinya. Tren ini diharapkan mendorong pertumbuhan industri tampilan di tahun -tahun mendatang.
